Trigeminal Neuralgia: Penyebab, Gejala, Pengobatan Non Operasi, dan Kapan Harus Operasi
Trigeminal neuralgia merupakan kondisi ketika seseorang mengalami nyeri wajah sangat hebat. Kondisi ini sering digambarkan seperti tersengat listrik. Rasa nyeri muncul secara tiba-tiba dan dapat berlangsung beberapa detik hingga beberapa menit. Meskipun singkat, intensitas nyerinya sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Sayangnya, banyak orang mengira keluhan ini berasal dari gigi atau sinus. Akibatnya, penanganan menjadi terlambat atau bahkan salah arah. Oleh karena itu, mengenali penyebab dan gejalanya sangat penting agar terapi dapat diberikan lebih cepat.
Apa Itu Trigeminal Neuralgia?
Trigeminal neuralgia adalah gangguan pada saraf trigeminal. Slah satu saraf di kepala yang bertugas membawa sensasi dari wajah menuju otak. Saraf trigeminal memiliki tiga cabang yang menjalar di area dahi, pipi, serta rahang.
Ketika saraf mengalami gangguan atau rangsangan ringan dapat memicu nyeri yang sangat hebat. Bahkan, aktivitas sederhana dapat memunculkan serangan nyeri secara mendadak.
Penyebab Trigeminal Neuralgia
Penyebab tersering adalah pembuluh darah yang menekan saraf trigeminal. Tekanan tersebut terjadi terus-menerus. Akibatnya, lapisan pelindung saraf mengalami kerusakan.
Selain itu, beberapa kondisi juga dapat menyebabkan trigeminal neuralgia, antara lain:
- Penekanan saraf oleh pembuluh darah.
- Tumor otak yang menekan saraf trigeminal sehingga saraf trigeminal terjepit.
- Cedera pada wajah atau kepala.
- Penyakit yang merusak lapisan saraf, seperti multiple sclerosis.
- Riwayat tindakan bedah atau trauma pada wajah.
Namun, sebagian kasus tidak menunjukkan penyebab yang jelas melalui pemeriksaan awal.
Gejala Trigeminal Neuralgia
Gejala utama berupa nyeri tajam seperti sengatan listrik pada satu sisi wajah. Nyeri sering muncul secara tiba-tiba. Selanjutnya, serangan dapat berulang dalam sehari.
Beberapa gejala yang sering dirasakan meliputi:
- Nyeri hebat pada pipi, rahang, bibir, atau dagu.
- Serangan berlangsung beberapa detik hingga beberapa menit.
- Nyeri muncul pada satu sisi wajah.
- Wajah terasa normal di antara serangan.
- Frekuensi nyeri semakin sering seiring waktu.
Pada beberapa pasien, rasa nyeri dapat dipicu oleh aktivitas ringan.
Apa Saja Pemicu Nyeri Trigeminal Neuralgia?
Nyeri akibat hal ini dapat muncul saat melakukan aktivitas sederhana, seperti:
- Menyikat gigi.
- Mengunyah makanan.
- Berbicara.
- Tersenyum.
- Mencuci wajah.
- Bercukur.
- Terpapar angin dingin.
Karena itu, banyak pasien menjadi takut makan atau berbicara akibat khawatir nyeri kembali muncul.
Bagaimana Diagnosis Trigeminal Neuralgia?
Dokter akan mengevaluasi pola nyeri secara rinci. Selanjutnya, pemeriksaan saraf dilakukan untuk mencari penyebab lain.
Selain pemeriksaan fisik, MRI otak sering dianjurkan. Pemeriksaan ini membantu melihat apakah terdapat penekanan pembuluh darah, tumor, atau penyebab lain yang memengaruhi saraf trigeminal.
Memastikan penyebab trigeminal neuralgia dengan tepat sangat menentukan pilihan terapi.
Pengobatan Trigeminal Neuralgia
Penanganan disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahan gejala.
Obat-obatan
Sebagian besar pasien memulai terapi menggunakan obat yang bekerja menstabilkan aktivitas saraf. Banyak pasien mengalami perbaikan setelah penggunaan obat yang sesuai.
Namun, efektivitas obat dapat menurun seiring waktu. Selain itu, efek samping juga dapat muncul pada sebagian pasien.
Tindakan Intervensi Minimal
Jika obat tidak lagi efektif, dokter dapat mempertimbangkan tindakan intervensi. Pilihan terapi disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.
Tujuannya adalah mengurangi hantaran nyeri tanpa mengganggu fungsi saraf secara berlebihan. Sering pasien meminta pengobatan minimal intervensi seperti suntik botox dan Percutaneous balloon compression (PBC) untuk pengobatan trigeminal neuralgia.
Operasi Microvascular Decompression (MVD)
Operasi Microvascular Decompression atau MVD bertujuan menghilangkan tekanan pembuluh darah pada saraf trigeminal. Prosedur ini tidak memotong saraf. Sebaliknya, dokter memisahkan pembuluh darah dari saraf menggunakan bahan pelindung khusus. Tindakan MVD merupakan golden standard di dunia untuk penanganan trigeminal neuralgia yang diakibatkan oleh penekanan pembuluh darah pada saraf trigeminal. Tindakan ini memerlukan jahitan sekitar 1cm dan perawatan di rumah sakit sekitar tiga hari.
Karena penyebab utama diatasi, banyak pasien mengalami perbaikan nyeri yang signifikan. Selain itu, risiko baal pada wajah juga lebih rendah dibanding beberapa prosedur lain.
Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?
Segera lakukan pemeriksaan apabila Anda mengalami kondisi berikut:
- Nyeri wajah seperti tersengat listrik.
- Nyeri berulang pada sisi wajah yang sama.
- Obat tidak lagi mengurangi keluhan.
- Aktivitas makan atau berbicara menjadi terganggu.
- Nyeri semakin sering atau semakin berat.
Semakin cepat diagnosis ditegakkan, semakin besar peluang mendapatkan terapi yang tepat. Kepada siapa harus konsultasi untuk trigeminal neuralgia? Bisa ke dokter spesialis bedah saraf yang mempunyai pengalaman dalam penanganan trigeminal neuralgia. Seperti Dokter kami para konsultan bedah saraf: Prof. dr. Asra Al Fauzi, SpBS, dr. Nur Setiawan Suroto, SpBS, dr. Heri Subianto, SpBS, dan dr. Zahra Wathoni, SpBS
Apakah Trigeminal Neuralgia Bisa Sembuh?
Banyak pasien dapat mengendalikan gejala dengan obat. Namun, sebagian pasien membutuhkan tindakan yang lebih lanjut. Jika penyebab utama berupa penekanan pembuluh darah, operasi MVD dapat memberikan hasil jangka panjang pada pasien yang memenuhi kriteria.
Karena itu, evaluasi oleh dokter bedah saraf sangat penting sebelum menentukan pilihan terapi.




