Pelayanan

Pelayanan Medis Brain and Spine Center

Kenapa memilih Brain and Spine Center RS. Mitra Keluarga Surabaya?

Tumor otak adalah kondisi sangat serius yang dapat menyebabkan komplikasi parah, bahkan dalam beberapa kasus, bisa menyebabkan kematian. Brain and Spine Center dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Surabaya menawarkan manfaat dari teknologi yang paling maju dalam diagnosis dan pengobatan tumor otak. Disini, para dokter ahli bedah saraf merupakan pakar dalam prosedur terbaru, termasuk operasi minimal invasif, pengobatan non-invasif dan terapi medis. Seiring dengan pengalaman dan keilmuan yang terlatih, para dokter ini telah membantu banyak orang penderita tumor otak dengan hasil yang memuaskan

Tentang Tumor Otak

Tumor otak merupakan pertumbuhan yang tidak terkontrol dari sel-sel yang sangat banyak di otak. Tumor bisa bersifat non-cancerous (kanker jinak) ataupun cancerous (kanker ganas). SEbuah tumor otak yang jinak tidak memiliki sel-sel kanker dan tidak menyerang jaringan yang berdekatan. Ukuran dan lokasi dapat menyebabkan beberapa gejala seperti menekan daerah-daerah vital pada otak. Sedangkan tumor otak ganas, yang mengandung sel-sel kanker, menyerang jaringan yang di sekelilingnya, dan biasanya tumbuh dengan cepat. Terkadang tumor ganas akan kambuh setelah pengobatan, tetapi sangat jarang menyebar ke seluruh tubuh.

Tumor otak ada yang tumbuh baru, ada pula yang ada sejak lahir (dari sel benih). Jika bentuk tumor itu tumbuh di otak, hal tersebut disebut tumor otak primer. Sedangkan jika tumor yang menyebar ke otak dari bagian lain, disebut tumor otak sekunder atau tumor otak metastasis. Selain tumor otak metastasis, ilmu pengetahuan telah mengklasifikasikan berbagai jenis tumor otak, termasuk:

Perawatan Paska Operasi
  1. Sesudah operasi pasien akan diobservasi di ruang perawatan intensif (ICU) selama satu hari, kemudian dilanjutkan perawatan di ruangan selama tiga sampai lima hari sesuai kondisi pasien sebelum dipulangkan.
  2. Obat-obatan yang diberikan khususnya antibiotika dan anti nyeri biasanya diberikan selama dua sampai tiga hari, sebelum diganti dengan obat oral (obat untuk diminum).
  3. Bila diperlukan, sebelum pulang akan dilakukan CT scan atau MRI paska operasi untuk menilai keadaan otak paska operasi.
  4. Kadang dipasang selang kepala paska operasi (vacuum drain) untuk membersihkan sisa-sisa cairan dan akan diangkat pada hari ketiga paska operasi.
  5. Mobilisasi paska operasi akan ditentukan oleh dokter yang merawat.
Perawatan di Rumah
  1. Aktifitas. Sebaiknya banyak istirahat di rumah. Satu minggu pertama setelah operasi hindari aktivitas pekerjaan berat yang melelahkan. Setelah itu mulai aktivitas yang ringan di rumah. Setelah dua minggu dianjurkan aktifitas seperti biasa di rumah maupun di kantor/lingkungan pekerjaan.
  2. Mandi. Biasanya pasien bisa mandi setelah empat hari paska operasi, tetapi tetap bekas operasi di kepala tidak boleh basah. Sehingga bila mandi sebaiknya kepala dilindungi supaya tidak basah. Setelah hari ketujuh, dokter akan memeriksa luka operasi dan mengangkat jahitan operasi di kulit bila sudah dianggap kering. Setelah evaluasi ini, dokter akan menentukan apakah sudah bisa mandi seperti biasa atau tidak.
  3. Mengemudi. Biasanya paling aman untuk mengemudi mobil sendiri adalah dua minggu setelah operasi. Tetapi dokter anda akan menentukan waktu yang tepat dan aman untuk mengemudi setelah evaluasi klinis paska operasi.
  4. Pola Makan. Operasi tidak merubah pola makan anda. Pola makan seperti biasa bisa anda lakukan, kecuali ada saran tertentu yang berhubungan dengan penyakit tertentu seperti kencing manis, hipertensi atau penyakit lainnya.
  5. Bekerja. Setelah operasi, sebaiknya meminta surat istirahat kepada dokter sebelum pulang sampai jadwal kontrol kembali. Biasanya sekitar dua minggu diperlukan cuti bekerja, namun bila hanya bekerja di meja dengan komputer mungkin cukup satu minggu cuti.
  6. Yang Perlu Diperhatikan
  • Kemerahan dan keluar cairan dari luka operasi
  • Nyeri kepala menetap walaupun sudah minum obat
  • Panas badan yang menetap dan tinggi
  • Nyeri leher dan mual/muntah
  • Timbul gejala-gejala baru: gangguan penglihatan, lemah kaki/tangan dll
  • Badan semakin terasa lemah dan tidak bertenaga.

Jika didapatkan gejala-gejala di atas segera kontrol dan menghubungi UGD RS. Mitra Keluarga atau Brain & Spine Center Mitra Keluarga.

+6231 - 7345333, Ext.5220/5222

Program pelayanan komprehensif dan terintegrasi mulai diagnosis, penangan dan pemulihan kasus kelainan fungsional saraf dan nyeri. Melibatkan tim dokter: Spesialis Saraf, Bedah Saraf dan Neuroradiologi.

Bedah Saraf Fungsional di Brain and Spine Center mitra Keluarga menangani komprehensif Trigeminal Neuralgia dan Hemifacial Spasme.

Program
  1. Pelayanan komprehensif saraf dan bedah saraf
  2. Evaluasi diagnostik dengan MRI atau CT Scan
  3. Evaluasi sebelum operasi
  4. Bedah saraf mikro
  5. Paska operasi di Neurointensive Care
  6. Perawatan paska operasi

 

Tindakan Functional

+6231 - 7345333, Ext.5220/5222

Neurotrauma adalah cedera pada jaringan syaraf akibat truama atau kecelakaan. Neurotrauma mencakup cedera otak/kepala, cedera syaraf tulang belakang, dan cedera syaraf tepi (perifer).

Cedera syaraf paling banyak akibat kecelakaan lalu lintas atau kendaraan bermotor. Selain itu, biasanya terjadi karena kecelakaan di tempat kerja, bencana alam, tindakan kriminalitas, olahraga, dsb.

Cedera Otak Kepala
Cedera otak atau dikenal juga dengan cedera kepala adalah suatu cedera pada kulit kepala, tulang tengkorak, pembuluh darah hingga jaringan otak.

Cedera pada kulit kepala dapat berupa luka lecet, luka robek, dan gumpalan darah di bawah kulit kepala.

Cedera pada tulang tengkorak antara lain berupa patah/retak tulang tengkorak, dan patah tulang yang menusuk/masuk ke otak.

Cedera pada jaringan otak pada dasarnya melibatkan kerusakanp ada pembuluh darah otak dan jaringan otak.

Jenis-jenis cedera pada jaringan otak yang sering dijumpai antara lain:

  1. Perdarahan Spidural (Epidural Hematom) / EDH
  2. Perdarahan Subdural (Subdural Hematom) / SDH
  3. Perdarahan Subarachnoid (Subarachnoid Hemorrghage) / SAH
  4. Perdarahan Intracerebal / Kontusi Cerebal (Intracerebral Hemorrhage) / ICH

Kasus cedera otak / kepala adalah suatu kegawatdaruratan karena dapat mengancam nyawa. Sehingga, memerlukan penanganan cepat dan tepat. pasien yang cedera otak memerlukan penunjang, misalnya: CT Scan untuk menentukan ada/tidaknya cedera jaringan otak.

 

Sedangkan cedera syaraf tulang belakang, bisa disimak penjelasannya disini

+6231 - 7345333, Ext.5220/5222

Pain Management atau manajemen nyeri merupakan pengobatan yang terfokus pada penyebab nyeri. Dimana nyeri bisa ditimbulkan oleh kerusakan atau kelainan pada tubuh. Manajemen nyeri bertujuan untuk membantu pasien menghilangkan atau mengendalikan rasa nyeri agar tidak mengganggu kualitas hidup pasien. Dengan tetap mengutamakan penanganan terhadap penyebab utama nyerinya.

 

Manajemen nyeri dilakukan secara bertahap dengan cara latihan fisik, membiasakan aktivitas sehat, fisioterapi dengan atau tanpa obat-obatan. Namun jika nyeri belum hilang, bisa dilaksanakan tindakan intervensi nyeri yang dilakukan oleh dokter ahli manajemen nyeri kami.

 

Nyeri bisa terjadi di bagian tubuh manapun, baik kepala, tulang belakang, wajah, dsb. Tipe nyeri akut yang sering kami tangani seperti vertigo, nyeri akut pada bagian tulang belakang, saraf kejepit, migrain,  nyeri di bagian wajah (trigeminal neuralgia), nyeri akut pada kepala, dsb.

 

Masing-masing nyeri mempunyai cara penanganan masing-masing yang paling efektif. Beberapa penangan nyeri yang kami tangani diantaranya:

Lumbar
1. Medial Branch Block/RF
2. Transforaminal Epidural Injection
3. Interlaminar Epidural Injection
3. Facet Block
4. Percutaneous Discectomy
5. Microscopic/Endoscopic Discectomy
6. Kypo/Vertebroplasty

Cervical
1. Intra Articular Facet injection
2. Medial Branch Block
3. Transforaminal Epidural Injection

Sacrum
1. Transcaudal Epidural Injection
2. Sacroiliac Joint Injection/Ablation

Coccygeus
1. Ganglion Impar Block

Sympathetic Blocks
1. Stellate Ganglion Block
2. Lumbar Sympathetic Block
3. Superior Hypogastric Plexus Block

Cranio Facial Nerve Block
1. Trigeminal Nerve
2. Supra Orbital Nerve
3. Supra Trochlear Nerve
4. Occipital Nerve

Trigeminal Neuralgia
1. Ganglion Block
2. Microvascular Decompression

Facial Nerve
1. Nerve Block

Carpal Tunnel Syndrome
1. Steroid Injection
2. Release Tunnel

Post Herpetic Neuralgia
1. Steroid Injection
2. DREZ lesions

Trigger Point Injection

+6231 - 7345333, Ext.5220/5222

Di Brain and Spine Center RS. Mitra Keluarga Surabaya, tim Dokter ahli bedah saraf sub spesialis Tulang Belakang merupakan tim yang bisa memberikan pilihan pengobatan terbaru dari manajemen rasa sakit hingga prosedur yang membutuhkan keterampilan dan keilmuan para bedah saraf paling maju  seperti halnya bedah minimal invasif. Setiap hari, kami mengembalikan keceriaan pasien kami ke kehidupan yang mereka cintai dengan mobilitas bebas dari rasa sakit.

Para spesialis bedah saraf tulang belakang di departemen kami selalu memperbaharui terapi pengobatan dan melakukan hal-hal terbaru dalam pengobatan tulang belakang. Termasuk pada operasi minimal invasif dengan komplikasi yang lebih sedikit, waktu pemulihan lebih cepat dan bisa pulang ke rumah lebih cepat, bahkan sering tanpa rawat inap.

Langkah-langkah Pemeriksaan dan Tindakan Terapi dalam mengatasi gangguan Tulang Belakang

Langkah 1

Menegakkan Diagnosis

Sangat penting untuk memahami jika nyeri tulang belakang tidak membaik dalam tiga pekan, karena akan ada resiko nyeri bertambah parah dan semakin sulit ditangani. Karena itu sudah selayaknya untuk bertemu dengan spesialis tulang belakang. Selama konsultasi, spesialis tulang belakang akan memberikan kemungkinan terapi konservatif (non bedah) dan mendiskusikan apakah yang sebaiknya dilakukan saat ini, atau di kemudian hari.

Langkah 2

Pemeriksaan Radiologis

Pembuatan foto-foto yang sesuai, seperti X-ray, CT Scan atau MRI dari leher, thorak, lumbar atau sakral. Akan tampak lebih jelas kelainan-kelainan yang terdapat pada tulang belakang. Pemeriksaan Bone Densitometry akan melengkapi status tulang belakang anda.

Langkah 3

Terapi Definitif

Setelah diagnosis ditegakkan, akan dilanjutkan dengan pemilihan terapi yang paling efektif dan aman sesuai kondisi individual masing-masing. Hal ini meliputi terapi dengan obat-obatan, rehabilitasi medis, pemberian suntikan lokal untuk menangani nyeri ataupun kemungkinan penyembuhan melalui teknik pembedahan. Berbagai macam teknik pembedahan mulai dari teknik minimally invasive sampai complex spine surgery.

Langkah 4

Rehabilitasi

Setelah rencana terapi dipilih atau tindakan pembedahan dilalui, maka spesialis tulang belakang akan mengirim anda untuk konsultasi dengan ahli rehabilitasi medik. Program rehabilitasi yang spesifik untuk masing-masing individu akan dijalani agar anda dapat segera kembali secara fungsional dengan cepat dan menjalani normal kembali.

 

Dalam hal medis, beberapa gangguan dalam tulang belakang dibedakan menjadi hal-hal berikut:

+6231 - 7345333, Ext.5220/5222

Vascular Neuro Surgery

Penyakit vascular (pembuluh darah) bisa terjadi kepada siapa saja, penyebabnya bisa jadi karena tingginya kolesterol, gaya hidup yang buruk, bahkan bisa jadi karena keturunan.

Vaskular (atau peripheral vaskular) mengacu pada sistem peredaran darah, atau sistem pembuluh darah yang menggerakkan darah ke sekujur tubuh manusia. Tim Dokter bedah di Brain and Spain Center, berspesialisasi hanya pada penyakit-penyakit pembuluh darah Otak dan Tulang Belakang.

Di Rumah Sakit Mitra Keluarga Surabaya, kami menyediakan rangkaian perawatan lengkap termasuk pencegahan, pendiagnosaan, pengobatan dan rehabilitasi. Tim Dokter ahli dari Brain and Spine Center selalu berusaha tetap menjadi dokter bedah saraf terbaik di Surabaya dengan terus melatih dan mengkhususkan diri dalam sistem peredaran darah, dan mengobati pasien berpenyakit saraf.

Kami menawarkan perawatan operasi bedah terbaru dengan ruang operasi hybrid kami yang mana menawarkan teknik operasi terbaru untuk penyakit vaskular dengan minimal invasive hingga ke penyakit-penyakit yang membutuhkan operasi kompleks.

Operasi medis yang ditawarkan oleh tim Bedah Saraf di Mitra Brain and Spine Center Surabaya diantaranya:

  • Angioplasty
  • Carotid Stenting
  • Endovascular
  • Carotid Endarterectomy
  • Dialysis Access
Beberapa Penyakit Vaskular yang sering ditangani tim kami
Fakta Penting mengenai Penyakit Vascular

Stroke merupakan penyebab kematian terbanyak yang terjadi di Indonesia pada tahun 2014. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementrian Kesehatan memaparkan stroke merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia 21,1 % dari jumlah kematian disebabkan oleh stroke.

+6231 - 7345333, Ext.5220/5222

Pelayanan Non Medis

Pelayanan pendukung

Pengurusan Asuransi

Info penginapan

Pengurusan transportasi

Peralatan medis yang lengkap

Ingin menjadwalkan bertemu dokter spesialis bedah saraf kami langsung?

Hubungi kami di 031- 7345333, Ext.5220/5222

Diskusi

komentar

1
*Appointment dokter Brain and Spine Center Mitra Keluarga Surabaya
Nama: ...
Alamat: ...
No. Telp yang bisa dihubungi: ...
Powered by