HealthFlex
×
  • Beranda
  • Tim Dokter
    • Prof. Asra Al Fauzi
    • dr. Asadullah
    • dr. Eko Agus Subagio
    • dr. Heri
    • dr. Nur Setiawan Suroto
    • dr. Zahra Wathoni
  • Pasien
    • Fasilitas
    • Panduan Pasien
    • Testimoni
  • Pelayanan
    • Brain Tumor Center
      • Adenoma Hipofise
      • Acoustic Neurinoma
      • Glioma
      • Hemangioblastoma
      • Meningioma
    • Functional Neurosurgery Center
      • Hemifacial Spasm
      • Operasi MVD (Microvascular Decompression)
    • Neurotrauma
      • Spinal Trauma
    • Pain Management Center
      • Trigeminal Neuralgia
    • Spine Center
      • Cervical Disc herniation
      • Cervical Spondylosis
      • Lumbar Disc Herniation
      • Minimally Invasive Spine Surgery
      • Spinal Trauma
      • Spinal Tumors
      • Spondylolisthesis
    • Vascular Neurosurgery Center
      • Aneurisma Otak
      • AVM Otak: Gejala, Penyebab, dan Pilihan Penanganan Terkini
      • Cavernous Malformations (Cavernoma)
      • Perdarahan Otak Spontan
      • Stroke Penyumbatan Bagaimana Cara Pengobatannya? Pahami Dulu Penyebabnya
  • Tentang Kami
  • Artikel
    • Agenda
    • Artikel
    • Dokumentasi
    • Stroke Survivor
  • Hubungi Kami
    • FAQ
    • Kamus Kesehatan

Garam Bisa Menyebabkan Stroke dan Demensia

News

Sudah lama diketahui bahwa mengonsumsi segala sesuatu secara berlebihan sangat tidak baik untuk kesehatan tubuh, tidak terkecuali terlalu banyak mengonsumsi garam. Mengonsumsi garam terlalu banyak dapat menyebabkan stroke dana tau penyakit jantung. Selain itu, penelitian terbaru menunjukkan bahwa kelainan-kelainan yang terjadi pada saraf otak, kecerdasan kita juga dipengaruhi oleh terlalu banyaknya mengonsumsi garam.

garam-menyebabkan-stroke-dan-dimensia

Constantino Iadecola, direktur dari Feil Family Brain and Mind Research Institute di New York dan timnya menemukan gejala ini pada hasil riset yang dilakukan pada tikus. Tim Ladecola memberikan sekelompok tikus dengan setara makanan manusia namun dengan kadar garam yang tinggi selama 12 minggu. Pada minggu pertama riset, perilaku tikus-tikus ini sudah menampakkan penurunan kognitif, meski tidak ada perubahan tekanan darah.

 

“Tikus itu termasuk binatang yang cerdas, mempunyai keingintahuan yang banyak dan melihat hal baru. Namun pada tikus-tikus dalam riset ini, ditemukan kelainan perilaku dimana mereka mulai kehilangan kemampuan mengidentifikasi hal yang normal mereka lakukan setiap harinya. Contohnya adalah ketika tikus harus membuat kendang, yang dimana itu adalah kegiatan sehari-harinya, tapi mereka tidak bias melakukannya” jelas dokter yang juga merupakan Editor di Journal of Neuroscience ini.

 

You are What You Eat

Peribahasa Kamu adalah apa yang kamu makan ternyata ada benarnya. Profesor Bryce Vissel, direktur pusat ilmu syaraf di University of Technology Sydney mengatakan bahwa penelitian baru ini dengan ‘elegan’; menunjukkan bukti tingginya kadar garam mempengaruhi fungsi otak.

 

“Ini menunjukkan hal yang mempengaruhi proses kekebalan di dalam usus, pada asalanya jgua berpengaruh pada proses kekebalan di dlaam otak” imbuhnya.

 

“Perubahan dalam organ pencernaan ini kemudian mempengaruhi respons dalam tubuh termasuk kerja otak. Bagaimana hal ini kemudian secara langsung menyebabkan demensia, atau kelainan syaraf otak lainnya, belum diketahui. Namun jelas hubungan antara apa yang kita makan dan kinerja otak ada hubungannya” kata Profesor Vissel.

 

Jurnal terkait bisa diunduh pada alamat berikut: https://www.nature.com/articles/s41593-017-0059-z

Artikel lain yang menarik

No related posts.

Pencarian

Artikel Terbaru

  • HNP Cervical dan Pilihan Penanganan dari Obat hingga Operasi
  • Dokter Bedah Saraf di Surabaya: Enam Dokter Subspesialis untuk Penanganan Otak dan Tulang Belakang
  • Pengobatan Saraf Kejepit Tanpa Operasi
  • IVUS untuk Carotid Artery Stenting
  • Trigeminal Neuralgia: Penyebab, Gejala, Pengobatan Non Operasi, dan Kapan Harus Operasi

Kategori

  • Agenda
  • Artikel
  • Dokumentasi
  • Images FG
  • News
  • Spine
  • Stroke Survivor
  • Uncategorized
  • Video

Brain and Spine Center

Pelayanan Terpadu Kelainan Otak dan Tulang Belakang

(6231) 7345333 Ext: 5222 / 085549001600

konsultasi@bscmitra.com

http://bscmitra.com

Jl. Satelit Indah II, Darmo Satelit Surabaya – 60187

Center of Excellence dari:
Anggota dari:

Artikel Terbaru

  • HNP Cervical dan Pilihan Penanganan dari Obat hingga Operasi

    Artikel lain yang menarik ACNS Webinar – Cranial Keyhole Surgery...

  • Dokter Bedah Saraf di Surabaya: Enam Dokter Subspesialis untuk Penanganan Otak dan Tulang Belakang

    Dokter Bedah Saraf di Surabaya dengan Pendekatan Subspesialis Memilih dokter...

  • Pengobatan Saraf Kejepit Tanpa Operasi

    Artikel lain yang menarik Stroke Menjadi Masalah Cukup Berat Bagi...

Copyright © 2024 Brain and Spine Center
Mitra Keluarga Hospital's Center of Excellence
Butuh bantuan?
1
WhatsApp
*Appointment dokter Brain and Spine Center Mitra Keluarga Surabaya
Nama: ...
Alamat: ...
No. Telp yang bisa dihubungi: ...
Open chat
Powered by Joinchat